5 February 2013

Never Give Up!


              Never Give Up!, itulah kalimat yang ingin ku sampaikan kepada rekan rekan. Kawanku, Sudah berapa banyak anda mengalami masalah..? dan berapa kali anda menyerah, berapa kali anda tetap berjuang?
pernahkah suatu ketika kalian mengalami masalah, dan berputus asa karena kemungkinan kalian gagal sangat besar ? . . . . tetapi itu masih kemungkinan, sang penentu gagal atau tidaknya kalian adalah allah.

Banyak sekali manfaat positif yang saya alami secara nyata dengan menerapkan Never Give Up! Inilah beberapa kisah nyata yang aku alami sendiri :

1
                     1.    Study Tour Mandiri.

Aku berangkat ke stasiun ngunut jam enam kurang sepuluh menit dengan sepada untuk ikut study tour. Sebenarnya kereta api tersebut  berangkat dari stasiun pukul 6 lebih 5 menit. Saat aku tiba di stasiun, ternyata kereta tersebut sudah berangkat.
       Aku sangat khawatir kalau aku tidak bisa ikut study tour tersebut. Pasalnya, aku harus menempuh 10 menit lebih untuk pulang ke rumah. Dan harus menyusul ke stasiun selanjutnya dengan sepeda motor.  Aku berfikir kemungkinan aku tidak mengikuti study tour sangat besar. Tapi, aku tak mau menyerah. Aku tidak mau kalah sebelum berjuang sampai akhir.
          Aku pancal sekuat-kuatnya sepedaku, dan mencoba menghubungi temanku yang sudah naik kereta, dimana posisi kereta itu dan sambil meminta bantuan dari kakakku untuk mengantarku ke stasiun T.A.
Kalian tahu apa endingnya. . ? ya betul, aku berhasil mengikuti Study Tour Mandiri, dengan keajaiban Allah kereta tersebut berhenti cukup lama di stasiun sebelum stasiun T.A.

                    2.       Lintas Alam Shangga Buwana XIII

     Aku meminta izin kepada orang tua untuk menginap di T.A untuk mengikuti kegiatan Lintas Alam Shangga Buwana, namun pada sore itu aku tidak diberi izin untuk menginap. Akhirnya mau tidak mau besok pagi jam 5 aku harus sudah sampai di T.A. soalnya jam 6 sudah start lomba.
        Aku berangkat tidur lebih awal agar besok aku tidak telat. Ketika bangun aku lihat jam hampir menunjukkan jam 5, aku terburu sholat dan mengemas barang yang aku pakai dan setelah meminta izin orang tua, aku mengegas montor secepat mungkin. Bahkan waktu itu adalah pertama kalinya aku mengegas motor sampai dug. Aku tetap terus berusaha dan takkan menyerah sampai titik terakhir. Dan Alhamdulillah aku bisa datang sebelum jam 6.
       Pada saat lomba tersebut, aku dan timku berlari terus dan Alhamdulillah sempat meraih nomor 2 terdepan untuk beregu di pos 1, pada waktu itu kami mengincar juara beregu kecepatan. Tapi pada saat perjalanan ke pos 2 kami tersasar cukup lama, mungkin hampir 30 menit. Dan saat kami tiba di pos 2 ternyata kami mengira kalau kami menempati posisi 14 untuk beregu.
Aku dan WCS merasa sangat kecewa namun muka tio tidak begitu terlihat kecewa. Tapi kami tetap berjalan biasa dengan sedikit tantangan. Setelah sampai di pos 4 kami tahu bahwa kami berada di posisi 7, hal itu membuat kami sangat bersemangat untuk mengejar 6 regu didepan jadi kami sangat jarang sekali untuk beristirahat.
         Dan ternyata kami finish di urutan sekitar 7 dengan catatan waktu sekitar 3 jam 26 menit. Aku jadi tidak terlalu putus asa, karena kami masih punya kesempatan untuk meraih juara ketepatan. Pada saat doorprize kami tidak pernah mendapatkan doorprize karena tidak ada nomor yang cocok dengan nomor yang keluar.
         Aku menunggu cukup lama untuk mendengar pengumuman juara. Sebelumnya di saat aku beristirahat tanpa sengaja aku membuang nomor dada, tapi aku berfikir kembali, mungkin saja nomor dada tersebut masih berguna, jadi aku ambil lagi nomor dada tersebut. Nomor dada tersebut juga sempar dibawa tio pergi, dan juga sempat tertinggal.
           Kami hanya mempunyai kesempatan  meraih juara di ketepatan. Pada saat pengumuman juara ketepatan beregu kami sangat deg degan. Pada saat pengumuman juara 3 bukan kami aku cukup kecewa, pada saat pengumuman juara 2, aku mulai putus harapan. Tapi salah satu temanku masih bersemangat menunggu pengumuman juara pertama.
           Ketika pembawa acara mengumumkan juara 1 ketepatan beregu adalah regu bernomor urut 324, kami sangat berteriak sorak sorai kegirangan, itu adalah kali pertama aku mendapat piala. Dan Alhamdulillah pialah tersebut cukup besar. Untung saja kami kesasar, kalau tidak belum tentu kami dapat juara 1. Alhamdulillah.

        Nah itulah beberapa cerita nyata yang aku alami dengan menggunakan kalimat Never Give Up!, sebagai mahkluk allah, kita sangat dilarang untuk menyerah dan berputus asa, apalagi menyalahkan Allah. Allah pasti akan membayar semua kerja keras kita yang tulus dengan bayaran yang setimpal dan seimbang. Dan itu pasti.

           Dengan menggunakan kalimat Never Give Up, hari-hari kita akan lebih seru dan lebih indah dan bermakna. Dengan menggunakan kalimat itu juga kita bisa menjadi sebuah individu yang tahan banting yang siap menghadapi semua masalah dengan resiko yang membuntutinya.

Jadi pesan saya kali ini, gunakan Never Give Up di kehidupan sehari-hari untuk dapat meraih kesuksesanmu lebih mudah lagi. Dan jangan pernah lupa akan Allah yang selalu bersama kita.


See ya for the next post

Nicksupper

Wassalam

Respon:

1 komentar: