14 January 2015

Diari - 14 Januari 2015

Aku keliling tulungagung, buat nyari digital voice recorder SONY ICD PX 440,  Aku pengen banget bisa punya recorder jadi saat mengikuti seminar, kajian, ceramah dan lain lain aku bisa merekam dan membagikan ilmu tersebut lewat dunia internet. Aku akan sangat bahagia jika orang lain bisa memperoleh ilmu dari rekaman-rekaman tersebut.

Tapi sialnya toko samodra dan metro pun aku tak dapet. Malahan nyasar terus. Akhirnya Cuma dapet buku “Metode Menaklukan Jiwa – Al-Ghazali  - Mizan” harganya sih Cuma 39.900 rupiah. Aku tertarik dengan buku tersebut setelah membaca ringkasan bukunya yang membahas tentang bagaimana mengolah jiwa.

Iyaps, orang tertarik pasti karena ada alasan, mungkin karena jiwa ku yang sangat kotor dan perlu penyucian. Alhamdulillah aku telah diingatkan oleh Allah. Akan betapa mengerikannya jika aku tak pernah di tegur oleh Allah.

Aku yakin ilmu itu lebih berharga daripada uang, jadi aku gak ragu-ragu buat beli buku yang mengandung ilmu. Tapi aku akan bimbang ketika saat membeli barang baju, sepatu, atau recorder. Aku takut, barang yang aku beli malah tidak berguna.

Hari itu, aku kembali membuat kesalahan. Mungkin karena rasa sombongku, aku jadi terlalu riya’. Padahal sebenernya aku tidak terlalu hebat. Terbukti saat aku memberi pengarahan. Masih banyak sekat-sekat kosong yang seharusnya bisa aku manfaatkan dengan baik. Pemberian materi pun mungkin juga tidak terlalu maksimal. Gak menarik.

Aku harus lebih fokus dan konstrasi ketika akan mengisi materi lagi. Aku mengambil kesimpulan bahwa sehebat apapun seseorang, jika dia tidak mempunyai persiapan yang baik. Apa yang dia sampaikan tidak akan pernah maksimal.


setelah pulang, aku sudah tak punya lagi kekuatan yang tersisa. Feel free to sleep all night. 6 jam lebih aku tidur.

Respon:

0 komentar:

Post a Comment